Jumaat, 8 Oktober 2010

KESEHATAN MENTAL : GANGGUAN JIWA

OLEH : IRJASMIATI & SUNARTI

Gangguan Kejiwaan Serta
Penyebabnya

Dari hasil berbagai penyelidikan dapat dikatakan bahwa gangguan jiwa adalah kumpulan dari keadaan-keadaan yang tidak normal, baik yang berhubungan dengan fisik, maupun dengan mental.
Contoh dari gangguan jiwa yaitu :
1. Neurasthenia
Adalah salah satu gangguan jiwa yang sudah lama dikenal orang berbagai penyakit saraf, yang dahulu disangka terjadi karena lemahnuya saraf, karena itu pengobatan-pengobatan diwaktu itu dilakukan dengan jalan menyuruh pasien istirahat di tempat tidur, jauh dari keributan dan cahaya, disamping memberikan obat-obat penguat dan penenang.

Ciri-ciri penyakit Neurasthenia:

Seluruh badan letih, tidak bersemangat, perasaan tidak enak, sebentar-bentar ingin marah, mengeretu, tidak sanggup berpikir tentang sesuatu persoalan, sukar mengingat dan memusatkan perhatian.

Penyebab penyakit Neurasthenia adalah ketidak tenangan jiwa, kegelisahan, tekanan dan pertentangan batin serta persaingan.


2. Hysteria
Hysteria terjadi akibat ketidak mampuan seseorang menghadapi kesukaran-kesukaran, tekanan perasaan, kegelisahan, kecemasan dan pertentangan batin.

Diantara gejala-gejalanya ada yang berhubungan dengan fisik dan ada pula yang berhubungan dengan mental.

*Yang Termasuk Dalam Gejala-gejala Fisik Antara Lain*

a) Lumpuh Hysteria
Adalah lumpuhnya salah satu anggota fisik, akibat tekanan atau pertentangan batin yang tidak dapat diatasi
b) Cramp husteri
Cramp hysteria di sebabkan oelh pula tekanan perasaan, yang sering kali terjadi penulis mencari penghidupan dengan tulisan-tulisannya

c) Kejang hysteria
Badan seluruhnya menjadi kaku, tidak sadarkan diri, kadang-kadang sangat keras di sertai dengan teriak-teriakkan dan kelebihan keluhan, tetapi air mata tidak keluar
d) Mutism (hilang kesanggupan berbicara)
Mutism itu ada dua macam pertama tidak sanggup bicara dengan suara keras kedua tidak dapat bicara sama sekali biasanya gejala ini terjadi akibat tekanan prasaan kecemasan putus asa, merasa hina, gagal dan sebagainya

Yang termasuk dalam gejala-gejala yang berhubungan dengan mental antara lain :
a) Hilang ingatan (Amnesia)
hilang mejala atau lupa akan kejadian-kejadian tertentu dalam hidup sangat erat hubungan nya dengan emosi, orang yang hilang ingatan ia akan lupa segala sesuatu, akan semua orang yang pernah dikenalnya bahkan lupa akan dirinya, namanya, rumahnya, pekerjaannya dsb
b) Kepribadian kembar (double personality)
adalah salah satu gejala hysteria yang disebabkan oleh kegelisaanyang amat sangat, dan dijadikan cara untuk menghukum dirinya atau melepaskan diri dari ketegangan batin, kecemasan atau konsflik yang dirasakannya.
c) Mengelana secara tidak sadar (Fugue)
Adalah gejala hiteria lain iyalah orang pergi mengelana berjalan tanpa tujuan, tidak tau mengapa ia pergi dan kemana ia pergi
d) Jalan-jalan sedang tidur (somaagulism)
Orang yang diserang oleh gejala ini dikuasi oleh sejumlah pikiran dan kenang-kenangan yang berhubungan satu sama lain.
3. Psyehasthenia
Adalah semacam gangguan jiwa yang bersifat paksaan yang berarti kurangnya kemampuan jiwa untuk tetap dalam keadaan integrasi yang normal.
Gejala-gejala penyakit ini antara lain :

a. Phabia
Adalah rasa takut yang tidak masuk akal, atau yang ditakut tiadak seimbang dengan ketakutan
b. Obsesi
Yaitu gejala gangguan jiwa dimana sisakit dikuasi oleh suatu pikiran yang tidak bisa di hindarinya.
c. Kampul si.
Ialah gangguan jiwayang menyebabkan orang terpaksa melakukan sesuatu, baik masuk akal ataupun tidak.

Gejala dati gangguan jiwa ini, antara lain :
 Paksaan mengulangi pekerjaan (revetitive compulsive)
 Paksaan mengikuti urutan-urutan tertentu (serial compulsive)
 Paksaan atas aturan-aturan tertentu (compulsive orderlinese)
 Compulsive social compulsive

Tiada ulasan:

Catat Ulasan

Catat Ulasan